Hari Ayah tahun ini diprediksi akan lebih ekonomis, menurut survei yang dilakukan oleh Koin, sebuah perusahaan fintech pelopor dalam solusi pembayaran cicilan online dengan 'Beli Sekarang, Bayar Nanti'. Penelitian yang memetakan niat pembelian konsumen ini mengungkapkan bahwa hampir 70% warga Brasil berencana menghabiskan antara R$ 51 dan R$ 250 untuk hadiah bagi ayah mereka.
Menurut data, 39,8% responden berniat menghabiskan antara R$ 51 dan R$ 150, sementara 30,1% berencana menghabiskan antara R$ 151 dan R$ 250. Sebanyak 7,3% lainnya mengatakan akan menghabiskan antara R$ 251 dan R$ 350, dan 5,7% berencana berinvestasi antara R$ 351 dan R$ 500. Sebanyak 8,1% konsumen bersedia menghabiskan antara R$ 501 dan R$ 1000, dan 8,9% menyatakan bahwa nilai hadiah tersebut mungkin melebihi R$ 1.000.
Mengenai jenis hadiah, 25,2% konsumen diperkirakan akan memilih pakaian dan aksesoris, 16,3% parfum dan produk kebersihan pribadi, dan 10,6% alas kaki. Survei ini juga menunjukkan penurunan preferensi terhadap barang elektronik, yang hanya dipilih oleh 8,1% peserta, berbeda dengan survei tahun 2023 di mana barang elektronik lebih menonjol.
Survei tersebut juga menyoroti perubahan dalam metode pembayaran. Sekitar 24,4% konsumen berniat menggunakan slip pembayaran cicilan, sementara pembayaran cicilan melalui Pix dan Pix tradisional akan digunakan oleh 8,9% dan 6,5% konsumen, masing-masing. Kartu kredit tetap menjadi yang terdepan, dengan preferensi 47,2%, diikuti oleh uang tunai, dengan 8,9%.
“Survei kami menunjukkan bahwa konsumen Brasil beradaptasi dengan opsi pembayaran baru, mencari alternatif yang lebih ringan bagi anggaran mereka dan menghindari utang kartu kredit,” kata Juana Angelim, Chief Operating Officer Koin.
Data tersebut menunjukkan tren peningkatan kecenderungan untuk pembayaran cicilan, dengan 40,7% konsumen berencana untuk membagi pembayaran menjadi dua cicilan, 22% menjadi hingga lima cicilan, dan 17,1% menjadi lebih dari lima cicilan. Hanya 20,3% responden yang memilih pembayaran tunai.
Survei ini dilakukan antara tanggal 29 Juli dan 2 Agustus, dengan partisipasi sebanyak 150 orang.



